Universitas Ibnu Chaldun

Tugas Sepenuh Hati

Terik matahari begitu  menyengat, namun hembusan angin menyapa dengan ramah. Motor, Mobil tertata rapi di parkiran yang cukup luas, gerbang Green Campus berdiri kokoh dan gagah. Di depan pos piket bapak Asmandi (68) duduk mengawasi gerbang, sambil menikmati lembaran Koran.




Menjaga keamanan kampus, puluhan tahun profesi itu sudah digeluti. “Dari tahun 1991, saya sudah bekerja di kampus ini”, ungkap suami dari ibu Fujiyati menerawang jauh. Awalnya bapak 4 orang ini bekerja di Percetakan Negara Pusat di bawah naungan Departemen Penerangan (sekarang Depkominfo). Setelah pensiun, barulah Aswandi memulai pengabdiaannya di Green Campus.

“Pasang surut kampus sudah saya rasakan”, kenang pria dengan kulit hitam yang mulai mengeriput dengan sinar mata tajam. Menurut lelaki penggemar mancing  ini, sekitar tahun 1992-1997, jumlah kendaraan bisa melebihi space parkir kampus. ” itu era kemajuan Universitas Ibnu Chaldun, dimana jumlah Mahasiswa sangat banyak, tapi saya dan rekan-rekan lain bisa mengatasinya dengan baik, dan saya merindukan itu”, lanjutnya. Di tengah gelombang persaingan perguruan tinggi di Indonesia, Aswandi optimis UIC bisa kembali eksis, pelan dan pasti Green Campus mulai mengepakan sayap-sayap yang patah dan terbang  menyusul ketertinggalannya. “sekarang manajemen kampus sudah bagus, tertib dan disiplin”, ujarnya penuh semangat.

Dibalik penampilannya yang sederhana, ternyata tiga orang anaknya berhasil meraih gelar sarjana, sedangkan anak yang terakhir sedang menyelesaikan skripsi. “Pendidikan amat penting di era global”, tegasnya bangga. Pria kelahiran Jakarta, 10 Juli 1943 juga pernah menjabat ketua RT di JL. Pemuda I ini, “dari tahun 1974-1991 saya sebagai ketua RT, itung aja berapa periode”, ujar pria yang sangat berperan membina hubungan baik dengan masyarakat sekitar. Dengan demikian kerjasama dengan masyarakat terjalin harmonis yang berdampak positif dengan kondisi kampus aman dan tentram.

Mengingat usianya yang sudah lanjut, manajemen kampus tidak serta merta membiarkan pria yang kediamannya berdekatan dengan kampus ini, berjaga sendiri. Ada beberapa personel muda yang juga ikut menemani. ”Shift pagi tiga orang yang bertugas, nanti kalo malam, yang muda siap bertugas”, jelas salah satu pecinta football ini.

Keamanan dan kenyamanan kampus memang sudah tidak diragukan lagi. Selama ini belum ada laporan kehilangan dari masyarakat kampus ataupun tamu-tamu yang datang. “Alhamdulillah, selama ini semua berjalan lancar, yang pasti prosedur keamanan tetap harus dijalankan”, ujarnya sambil merapikan Koran di meja pos piket. Tak perlu khawatir kerusuhan antar mahasiswa, karena hubungan kekeluargaan sudah terbentuk dan semua tindakan yang meresahkan dapat teratasi.

Wah, ternyata bapak Komandan security Green Campus adalah aparat kepolisian, “kami selalu siap 24 jam”, tegas bapak Serda Imam, selaku komandan security yang siang itu datang mengecek situasi kampus. So, keamanan dan kenyamanan bisa kita dapatkan di kampus ini.

Berita Terbaru

Kirim Pesan Ke Humas

Nama

Email

Pesan

Alamat Kampus

Universitas Ibnu Chaldun - Jl.Pemuda I Kav.97, Rawamangun, Jakarta Timur - 13220, PO Box 1224

Kontak Humas

E-Mail: humas@ibnuchaldun.ac.id
Telp: (021)-4722059, Fax: (021)-4702563
SMS & Call Center: (021) 978 42 123
BBM Humas: 326C475C

Lihat Peta Kampus