Universitas Ibnu Chaldun

Menjaga Kesegaran Mulut

Bau mulut (halitosis) bisa terjadi pada keadaan normal ataupun tidak normal. Selain pada saat puasa, bau mulut pada keadaan normal misalnya pada saat kita bangun tidur pagi hari.




Penyebab pasti halitosis belum diketahui sepenuhnya, sebagian besar diketahui berasal dari sisa makanan yang tertinggal di dalam rongga mulut yang diproses oleh flora normal rongga mulut.

Beberapa jenis masakan yang dikonsumsi sehari-hari juga dapat menimbulkan bau nafas yang kurang sedap. Makanan yang digoreng yang banyak mengandung bumbu seperti bawang dapat menimbulkan bau.

Penyebab halitosis yang paling sering terlihat adalah disebabkan karena kurang terjaganya kebersihan dan kesehatan rongga mulut. Penyebab halitosis yang berasal dari luar mulut adalah adanya sinusitis yang sudah menahun dan peradangan menahun pada lambung.

Lantas bagaimana mencegah bau mulut? Lets share!

1.    Sikat Gigi Minimal 2 kali Sehari

Sikatlah gigi minimal dua kali sehari. Gigi disikat dengan bulu sikat yang lembut dan kepala sikat yang kecil karena bulu sikat yang kasar dapat menyebabkan kerusakan gusi.

Sebaiknya gunakan pasta gigi yang mengandung fluor karena sekaligus dapat menghindari gigi berlubang.

2.    Gergaji Gigi

Nah lo, apalagi ini? Tenang...maksudnya pakailah benang gigi (dental floss) yang digunakan untuk membersihkan celah gigi yang sempit dan tidak dapat dicapai dengan sikat gigi.

Hal ini dilakukan dengan cara memotong benang kira-kira sepanjang 40 cm, kemudian diputarkan di kedua jari tengah kanan dan kiri. Benang dimasukkan ke celah diantara gigi dan ditahan dengan ibu jari agar kuat dan tidak lepas ketika dilakukan gerakan seperti menggergaji. Tindakan ini sebaiknya dilakukan satu kali sehari, namun bila memungkinkan dilakukan dua kali sehari. Setelah itu kumur sampai bersih dengan air.

3.    Bersihkan Lidah 2 Kali Sehari

Membersihkan lidah dengan cara menyikat lidah dua kali sehari menggunakan sikat gigi atau alat khusus pembersih lidah (tongue scrapper). Permukaan lidah disikat dengan lembut dan perlahan agar lidah tidak luka.

4.    Berkumur dengan Non Alkohol

Gunaan obat kumur sekali sehari. Waktu yang paling tepat menggunakan obat kumur adalah sebelum tidur karena obat kumur memberikan efek antibakteri selama tidur saat aktivitas bakteri penyebab bau mulut meningkat.

Obat kumur yang mengandung alkohol dapat mengakibatkan mulut kering dan apabila digunakan dalam waktu lama dapat menyebabkan mukosa mulut terkelupas. Oleh karena itu, sebaiknya menggunakan obat kumur non-alkohol seperti yang mengandung sodium sakarin. Penggunaan tidak perlu terlalu berlebihan, kurang lebih 10-15 ml sudah cukup untuk membasahi seluruh permukaan mulut.

Kumur sekurang-kurangnya 1-2 menit. Jangan kumur langsung dari botol, karena apabila tersentuh ludah, bahan akan terkontaminasi, sehingga bahan aktif yang ada di dalam botol dapat menjadi rusak, akibatnya tidak berguna lagi untuk pemakaian selanjutnya.

5.    Perbanyak Makan Sayur dan Buah

Menu makanan sehat seperti sayuran dan buah yang mempunyai kepadatan kasar, dapat membantu membersihkan dorsum lidah. Selain itu hindarilah makanan yang menimbulkan bau dan perbanyaklah minum air putih setiap hari.

Baru-baru ini, penelitian di Jepang melaporkan bahwa yogurt tanpa gula dapat mengurangi senyawa penyebab bau mulut. Kunyahlah permen bebas gula (non-kariogenik) khususnya apabila mulut terasa kering. Penuhi kebutuhan air dalam sehari. Menghindari konsumsi alkohol, rokok, obat-obatan yang dapat menurunkan aliran saliva.

6.    Periksakan Segera

Penanganan oleh tenaga profesional. Apabila ada gigi berlubang, penyakit gusi atau infeksi mulut lainnya yang menyebabkan timbulnya bau mulut, maka diperlukan penanganan khusus oleh tenaga profesional, misalnya melakukan penambalan dan lain-lain.

Tujuannya agar dokter gigi dapat mencabut sisa akar apabila ada radiks atau akar gigi yang menyebabkan timbulnya bau mulut.

Semoga bermanfaat!



Oleh: Dr. Ditha Diana, MKK, AAK
Wakil Direktur Medik RS Harapan Bunda
Mahasiswi Fakultas Hukum (FH) UIC Jakarta

Editor: Awan Ibnu Chaldun

Berita Terbaru

Kirim Pesan Ke Humas

Nama

Email

Pesan

Alamat Kampus

Universitas Ibnu Chaldun - Jl.Pemuda I Kav.97, Rawamangun, Jakarta Timur - 13220, PO Box 1224

Kontak Humas

E-Mail: humas@ibnuchaldun.ac.id
Telp: (021)-4722059, Fax: (021)-4702563
SMS & Call Center: (021) 978 42 123
BBM Humas: 326C475C

Lihat Peta Kampus