Universitas Ibnu Chaldun

Mengenal Lebih Dekat Ibnu Chaldun 1

Seperti Ibnu Chaldun, Sering Gagal, Tersingkir dan Terisolasi, Tapi..




Banyak orang yang suka mengutuk kegagalan, dan menganggapnya sebagai musibah atau cobaan hidup. Saat itu, secara langsung tradisi jiwa besar ditelan bulat-bulat oleh emosi. Sama seperti sejarawan besar Ibnu Chaldun, beliau lebih sering mengalami tekanan bathin secara bertubi-tubi dan kemudian gagal. Tapi energi emosinya tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Jadilah kegagalan itu menjadi jalan hidup, yang kini semua orang mengakuinya sebagai tokoh inspiratif pelbagai disiplin ilmu.

Ibnu Chaldun, Abu Zaid Abdur Rahman bin Muhammad bin Khaldun al-Hadrami, adalah ahli hukum, sejarawan, filsuf, negarawan, sosiolog dan ekonom. Bahkan beliau merupakan bapak sosiolog (filsafat sejarah) dan pelopor ilmu ekonomi. Kepeloporannya dalam filsafat sejarah tak tertandingi, bahkan oleh sejarawan besar Eropa sekalipun seperti Plato, Aristoteles dan Agustinus (Rober Flint).

Seperti Ibnu Chaldun, kegagalan dalam berbagai aspek kehidupan terkadang justu membawa ke-arah sukses. Kegagalan menjadi semacam faktor pembeda yang diturunkan untuk menguatkan dorongan untuk sukses. Di sela-sela itu semua, Ibnu Chaldun adalah sebuah cerita tentang bagaimana kegagalan telah mengalihkan perhatiannya kepada kompetensi inti atau pusat kelebihan seseorang, yang semula tidak ia ketahui sama sekali.

Seperti Ibnu Chaldun, beliau adalah pembeda. Dengan pelbagai kegagalan, beliau justru terlahir sebagai sejarawan besar bagi sejarah bangsa-bangsa dunia. Tulisan pengantar Ibnu Chaldun yang kemudian dikenal sebagai Muqoddimah Ibnu Chaldun, telah mengantarkannya sebagai filosof sejarah yang abadi dalam sejarah. Tapi tahukah Anda? Ternyata karya besarnya itu, terlahir dari hasil perenungan selama kurang lebih empat bulan, atas kegagalannya sebagai praktisi politik.

Ternyata takdirnya adalah menjadi filosof sejarah, bukan sebagai politisi ulung. Seperti Ibnu Chaldun, deretan kegagalan yang membuatnya bosan dengan politik, dan membawanya kedalam perenungan-perenungan panjang diluar pentas politik, tapi enerji positifnya yang kemudian melahirkan karya monumental dan kini terus dikenang.

Seperti Ibnu Chaldun, sanggupkah Anda melewati kegagalan demi kegagalan? Temukan jawabannya hanya di kampus hijau Ibnu Chaldun Jakarta atau di www.ibnucaldun.ac.id part berikutnya.

Teks: Awan SB

Berita Terbaru

Kirim Pesan Ke Humas

Nama

Email

Pesan

Alamat Kampus

Universitas Ibnu Chaldun - Jl.Pemuda I Kav.97, Rawamangun, Jakarta Timur - 13220, PO Box 1224

Kontak Humas

E-Mail: humas@ibnuchaldun.ac.id
Telp: (021)-4722059, Fax: (021)-4702563
SMS & Call Center: (021) 978 42 123
BBM Humas: 326C475C

Lihat Peta Kampus